MALUKU - INDONESIA

Eksplor Kota Ambon

            Di sela-sela kesibukan sebagai peserta MTQ, Saya tak lupa menyempatkan diri untuk mengeksplore tempat-tempat asik di kota Ambon. Saya memang sangat suka kota, alun-alun, pasar, sampai rumah ibadah, pokoknya segala yang berkaitan dengan tempat-tempat yang ada di kota. Dari Hotel Imperial Inn, hotel tempat saya nginap selama di Ambon, dengan berjalan kaki, saya bisa berkunjung ke tempat-tempat yang menjadi Landmark di kota ini, karena jarak antara satu tempat ke tempat lainnya lumayan dekat.

            Ambon adalah Ibukota Provinsi Maluku. Kota Ambon banyak memiliki banyak tempat-tempat asik dan menarik. mulai dari Wisata Sejarah, Pantai, Budaya, Kuliner dan Wisata Belanja. Nah, di sela-sela kesibukan itu, saya tidak mau melewatkan kesempatan saya berada di Kota ini, kapan lagi saya berada di kota ini ?? mumpung gratis kan ?.  kebetulan hari ini, dan beberapa hari setelahnya kesibukan saya sebagai peserta sudah hampir selesai.  so, Let’s Explore The City…. !!.

          Tempat yang pertama saya kunjungi adalah Lapangan Merdeka, yang merupakan arena Utama MTQ. Di Lapangan Merdeka ada sebuah anjungan, yaa mirip-mirip sama anjungan Pantai Losari kalau di Makassar. Bedanya, anjungan ini bukan di Pinggir Pantai, tapi di lapangan. Anjungan ini bernama Anjungan Ambon Manise, karena bertuliskan 2 kata yaitu Ambon dan Manise. Kota Ambon adalah kota yang Indah, Cantik dan Menawan. Itulah mengapa kita Ambon dijuluki Ambon Manise, artinya Ambon Yang manis.

Anjungan Ambon Manise
Anjungan Ambon Manise
DSC00267
Anjungan Ambon manise di waktu malam

            Anjungan ini tidak boleh anda lewatkan kalau berkunjung ke kota Ambon, dan saya recommend banget buat datang kesini. Tulisan Ambon Manise yang berwarna Jingga dan besar itulah yang menjadi daya Tarik. Banyak wisatawan yang berfoto disini, terutama pada malam hari.

          Di sekitar Lapangan ada Patung Kapiten Pattimura. Tempat patung ini juga bernama Pattimura Park atau taman Pattimura. Menurut sebuah sumber, di Taman inilah dahulu Kapiten Pattimura, pahlawan nasional yang berasal dari Kota ini digantung oleh Belanda. Sebelum digantung, beliau berkata “Beta akan mati, tetapi nanti akan bangkit pattimura-pattimura muda, yang akan meneruskan beta punya perjuangan. Betul-betul mengharukan. Kata Pattimura tersebut jelas terpampang dibawah patung. Membacanya seperti membawa saya ke masa itu..,, masa saat Kapiten Pattimura akan digantung.

Pattimura Park
Pattimura Park

           thomas_pattimura-2

            Dari Taman Pattimura, saya berjalan lagi menuju tempat asik lain, sembil mengambil gambar-gambar di sekitar Taman, ada gereja, kantor gubernur, dan salah satu sudut jalan protokol kota Ambon. Tak jauh dari Lapangan Merdeka, ada Ambon Plaza. Ambon Plaza, sudah tidak diragukan lagi menjadi salah satu pusat perbelanjaan terbesar di kota ini . Di Ambon Plaza atau Amplas sudah terdapat tempat-tempat spesial seperti Matahari Dept. Store, KFC, Gramedia, dan Studio 21. Anda mau beli apa disini ?? Baju ?? Handphone ?? Buku ?? Souvenir ?? apa saja ada Di Amplas, saya mencari baju-baju yang bertuliskan kata Ambon atau yang berkaitan dengan Ambon. Ternyata disini banyak sekali. Saya akhirnya pusing sendiri memilih yang mana. Awalnya mau pilih yang bertuliskan I love Ambon, tapi saya jatuh cinta sama baju berwarna coklat bertuliskan Ambon Manise.

            Sebenarnya saya lelah, tetapi hari ini saya masih ingin mengeksplor tempat-tempat asik di sekitar hotel tempat saya nginap. Saya berhenti pada sebuah gong yang menarik perhatian saya saat tiba di kota ini beberapa hari yang lalu. GPD, Atau Gong perdamaian dunia. Gong ini merupakan symbol perdamaian dunia yang telah dibangun di beberapa kota di Indonesia, seperti di Jepara, Bali dan Ambon.

       DSC00644

           Kota Ambon adalah kota yang pernah geger karena konflik antar agamanya. Karena jumlah penduduk yang beragama Islam dan Kristen hampir sama jumlahnya, memang memungkinkan terjadinya sebuah konflik. Kini kota Ambon berbenah, membangun image aman di mata dunia. Salah satunya dengan menjadi tuan rumah di Musabaqah Tilawatil Quran Tingkat Nasional tahun 2012. Di Event akbar 2 tahunan itu terlihat jelas perdamaian di ambon yang telah terbangun, umat kristiani ikut membantu menyukseskan acara tersebut, meski acara itu merupakan acara bagi umat muslim. Bukti lain yang tak terbantahkan tentang perdamaian di Ambon yang nyata adalah Gong ini. Gong Perdamaian Dunia atau World Peace Gong ini dibangun untuk memperingati konflik antar agama tersebut. Konflik itu terjadi pada tahun 1996 – 2002, atau terjadi selama + 6 Tahun , wapres Jusuf Kalla berhasil mengehentikan Konflik SARA yang memakan banyak korban jiwa.. GDP terletak di Ambon City Center atau Pusat Kota Ambon.

            Untuk masuk dan Berfoto di GDP, kita hanya perlu membayar Rp. 2000 sebagai tiket masuk. Di Gong Raksasa ini, saya melihat banyak gambar bendera dunia, juga lambang-lambang agama yang ada di dunia, seperti Islam, Kristen, Hindu, Buddha, Yahudi, Shinto, dll.

           Saya mengambil beberapa gambar Gong, tak lupa meminta tolong pengunjung lain untuk mengambil gambar saya dengan Gong ini, aseek!!. Saya berpose dengan kaku.. dan Jreet…., Saya akhirnya mempunyai foto saya denga Gong ini… yeyy.

Yeeey, Waktu saya masih cupu
Yeeey, Waktu saya masih cupu

          Usai melihat symbol Perdamaian kota ini, saya hanya bisa berharap, mudah-mudahan Kota Ini, dan seluruh kota-kota di Indonesia selalu dalam kedamaian, tidak ada pertikaian, tidak ada permusuhan, dan tidak ada peperangan. [amin]. Dari Gong Perdamaian dunia, saya berjalan menyusuri jalanan kota Ambon. kembali ke hotel.

            Di Hari Jum’at Mubarak, saya dan rombongan kafilah MTQ Sulsel melaksanakan sholat Jum’at di Masjid Raya Al-Fatah. Ini bukan kali pertama saya ke Masjid ini. Sebelumnya, saya sudah kesini, saat penyambutan kafilah oleh Wakil Gubernur Maluku. Kali ini, saya melaksanakan sholat Jum’at disini. Dari luar, Masjid ini terlihat biasa-biasa saja, tapi saat saya masuk ke dalam, Masjid ini terlihat megah dan mewah dengan marmernya yang mengkilat. Tiang-tiang di dalam masjid yang berlapis keramik turut menambah kesan mewah Masjid. Yang membawakan Khutbah Jum’at pada saat itu adalah Said Agil Husein Al-Munawwar.

DSC00026
Masjid Raya Al-Fatah
Bagian dalam Masjid
Bagian dalam Masjid

          Di dekat Masjid Raya Al-Fatah, ada Masjid Jami’ An Nur. Letak kedua Masjid ini sangat dekat. Masjid Raya Al-Fatah sendiri merupakan perluasan dari Masjid An-Nur, dibangun berlainan agar nilai historis dari Masjid An-Nur tidak hilang.

Masjid An-Nur
Masjid An-Nur

            Menurut masyarakat, yang menjadi saksi maupun yang terlibat konflik antar agama di Ambon tahun 1996-2002, konon saat komplek Masjid ini akan diserang oleh perusuh, ada pasukan berkuda dengan jubah putih yang menghalangi mereka. Entah darimana datangnya. Komplek ini juga selamat dari pembakaran massa yang terlibat dalam konflik, dan orang-orang di dalamnya selamat. Benar atau tidaknya cerita ini, Wallahu A’lam.

            Tempat asik yang juga menjadi ikon islam di kota Ambon adalah Islamic Centre Kota Ambon. Gedung ini memang dibangun sebagai gedung serbaguna menyambut MTQ 2012. Di Gedung inilah tempat saya berlomba. Yang membuat gedung ini asik sebagai tempat menarik adalah Letaknya yang berada di pesisir pantai Waihoang, dan sangat indah pada malam hari. Landscape perbukitan yang ada di pesisir pantai ini juga menambah keindahan pemandangan di sekitar Islamic Centre.

Islamic Centre Kota Ambon
Islamic Centre Kota Ambon

          DSC00042

Pantai Waihoang
Pantai Waihoang

  Bukan Cuma itu, di sekitar Kota Ambon ada 2 Pantai yang sangat Indah. Letaknya di Kabupaten Maluku Tengah. 2 Pantai itu bernama Pantai Liang dan Natsepa [Baca disini]

            Di Kota Ambon ada banyak sekali landmark menarik yang mempunyai nilai sejarah. Dari Landmark tersebut, kita bisa tahu beberapa peristiwa penting yang pernah terjadi di Ambon, terutama Konflik antar agama yang terjadi tahun 1996-2002. Dari peristiwa tersebut, ada banyak pelajaran yang wajib dipetik. PERDAMAIAN wajib untuk dijaga. Jangan sampai Perdamain itu layu dan pergi dari sendi-sendi kehidupan. Dari perjalanan ini, saya juga jadi tahu, kalau Ambon kini sudah menjadi Kota yang aman. Ayo Jalan-jalan ke Ambon

Iklan

2 comments on “Eksplor Kota Ambon

  1. Wahh baru tahu kamu peserta MTQ salut. Ambon manise itu katanya karena orang Ambon memang banyak yang bertampang manis hehehe..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: