MALAYSIA

Transportasi Umum di Kuala Lumpur

        Di Kuala Lumpur ada banyak jenis transportasi publik yang disediakan untuk mempermudah perjalanan ke tempat-tempat wisata dan tempat lainnya. Selama disana, saya dan keluarga memang hanya menggunakan transportasi Publik ketimbang menyewa mobil tertentu (bas Persiaran) yang bisa membawa ke tempat-tempat wisata.

Berikut ini Transportasi yang bisa digunakan untuk berkunjung ke tempat-tempat yang ada di Kuala Lumpur :

  1. KLIA Express dan KLIA Transit

            KLIA Express dan Transit adalah angkutan berbasis rel atau Kereta yang tujuannya dari dan ke Bandara KLIA dan KLIA 2. Perbedaan antara keduanya terletak dari langsung dan tidaknya mereka ke Bandara. Kalau KLIA Express, langsung mengangkut kita ke Bandara tanpa mampir-mampir lagi, biayanya RM. 35, ini pula yang saya tumpangi dari bandara KLIA2 ke KL sentral. Sedangkan KLIA Transit mampir-mampir dulu sebelum ke Bandara, ada 3 Stasiun tempat mampir KLIA Transit yakni BTS (Bandar Tasik Selatan), Putra Jaya dan Salak Tinggi. Tarif KLIA Transit katanya tergantung stasiun mana yang menjadi tujuan. Mohon maaf saya kurang tahu harganya karena saya belum pernah mencoba KLIA Transit selama di Malaysia.

DSC01027
Kaunter Penjualan Tiket
DSC01024
Tiket
DSC01029
Perhatikan Platform KLIA Express dan KLIA Transit
KLIA Transit (sumber)
KLIA Transit (sumber)
  1. KL Monorail

            Dari Bandara ke KL sentral saya menggunakan KLIA Express, dari KL sentral ke Bukit Bintang saya menggunakan KL Monorail. KL Monorail adalah transportasi berbasis rel lainnya yang dimiliki oleh Kuala Lumpur. Berbeda dengan KLIA express yang mampu mengangkut banyak penumpang, KL Monorail tidak begitu banyak karena hanya terdiri dari 2 gerbong saja.

            Tiket KL monorail dapat dibeli di sebuah mesin yang mirip mesin atm, namanya Vending Machine. Jika belum tahu cara membeli tiketnya, anda bisa melihat cara orang lain melakukannya. Tapi caranya cukup mudah, pilih jenis tranportasi yang ingin ditumpangi terlebih dahulu (KL Monorail), pilih lokasi, tentukan jumlah calon penumpang, dan bayar tunai. Masukkan uang kertas di tempat yang dianjurkan, maksimal jenis uang kertas yang dapat digunakan adalah 10 ringgit. Setelah transaksi sukses, tiket berbentuk Koin plastic berwarna biru atau token akan keluar satu-per satu, jika uang yang dipakai lebih dari harga tiket, kembaliannya juga akan keluar bersama token.

Setelah mendapatkan token, Tap token di tempat yang dianjurkan untuk membuka palang otomatis, dan simpan token baik-baik sampai di stasiun tujuan, koin itu digunakan untuk membuka palang otomatis dengan memasukkannya di slot exit Gate Bentuknya seperti lubang celengan.

KL Monorail (sumber)
KL Monorail (sumber)
  1. KTM Komuter (Keretapi Tanah Melayu)

KTM Komuter adalah Kereta berikutnya yang saya gunakan menuju Batu Caves dan Nilai (Negeri Sembilan). Berbeda dengan KL monorail yang area tempuhnya hanya berada di dalam kota saja, KTM adalah transportasi antar kota. Meski jarak tempunya agak jauh, harga tiketnya masih lumayan murah. Tiketnya bisa dibeli di Petugas Loket Stasiun atau di vending Machine. Kelebihan lain di KTM Komuter adalah tersedia Gerbong Khusus Wanita…, jadi para wanita tak perlu khawatir berbaur dengan para lelaki.

300px-Class_81_KTM_Komuter_train,_Kuala_Lumpur
KTM Komuter (sumber)
  1. LRT

            Masih  dengan Transportasi Kereta. Ada LRT, tapi yang satu ini belum pernah saya coba. LRT menghubungkan pusat kota dengan daerah pinggiran kota. Cara membeli tiketnya juga bisa dengan Vending Machine.

LRT (Sumber)
LRT (Sumber)
  1. GO-KL

            Selama di Kuala Lumpur, untuk urusan keliling kota dan ke tempat wisata yang mainstream di Kuala Lumpur, saya hanya menggunakan jasa GO-KL. GO-KL adalah Transportasi umum jenis Bus yang mengangkut penumpangnya Cuma-Cuma alias Gratis. Itulah alasan utama saya lebih memilih memakai jasa GO-KL daripada Rapid KL. Rute GO-KL sendiri lumayan banyak dan mencakup tempat-tempat wisata mainstream di Kuala Lumpur. Saat ini ada 4 Jalur yang dimiliki GO-KL. Kalau dari Bukit Bintang ada 2 Jalur Bus yang bisa diambil, yaitu Green Line yang tujuannya mencakup Twin Towers dan Suria KLCC, dan Purple Line yang rutenya mencakup : Pasar Seni / Central Market, KL Tower,  dan Petaling Street / China Town. So, kalau saya mau ke tempat itu tinggal tunggu di halte dekat Hotel, kalau Bus-nya sudah datang tinggal naik, kalau sudah sampai tinggal turun, dan Ringgit tetap aman di kantong. Simpel kan ?. Masih ada dua jalur GO-KL yaitu Red Line dan Blue Line, tapi 2 Bus ini tidak tersedia di Bukit Bintang.

Bus Go-KL
Bus Go-KL

            Ciri-ciri GO-KL adalah berwarna Pink, dengan tulisan kecil di keca depan berbunyi “Perkhidmatan Percuma” atau Free Service”.

DSC01091
Ini artinya gratis. (coba perhatikan gambarnya baik-baik, ada penampakan 🙂 )
  1. RapidKL

            Beda dengan GO-KL yang melayani penumpangnya dengan Perkhidmatan Percuma, Rapid KL sebaliknya, dan dengan rute yang lebih banyak dari GO-KL. Bus ini identik dengan warna putih-biru di bagian luarnya. Armada bus ini juga beragam, ada yang seperti bentuk bus pada umumnya, ada juga yang bertingkat dua dengan atap terbuka setengah. Sayangnya saya belum pernah menggunakan RapidKL.

800px-KingLongXMQ6121G-RapidKL
Bus RapidKL (sumber)

            Cara pembayaran RapidKL adalah dengan memasukkan uang pas ke dalam kotak kecil di samping pak supir yang sedang bekerja, atau dengan tap kartu kalau punya. Ingat ya dengan uang pas, karena tidak ada uang kembali.

  1. Taksi

            Taksi di Kuala Lumpur seperti Taksi di Indonesia kebanyakan. Lebih baik naik bus atau kereta kalau mau ke tempat-tempat wisata. Kalau Mau ke Bandara adakalanya Taksi adalah pilihan yang tepat ketimbang menumpangi KLIA Express. Seperti yang saya coba, Dari bukit Bintang ke Bandara kalau mau naik kereta harus ke KL Sentral dulu dengan KL Monorail lalu ke Bandara dengan KLIA Express, itu repot sekali karena kami juga memiliki banyak barang bawaan yang beberapa diantaranya menghampiri 20 Kg. saat itu kami berempat, sehingga biayanya bisa lebih dari RM. 100. (RM 35X4 : RM 140) ,  Dengan Taksi (Dari Bukit Bintang) kami hanya membayar RM. 100, Itu-pun kami bisa langsung ke Bandara, lebih simpel dan lebih murah. *Lebih aman bertanya dulu biayanya, atau menggunakan Taksi rekomendasi hotel.

Itulah jenis transportasi publik yang bisa digunakan selama berada di negeri Jiran sana. Semuanya sangat membantu perjalanan keliling kota dan antar kota kami, biayanya-pun sangat terjangkau. So, Jom (Ayo) Naik Transportasi Publik Malaysia !!.

Iklan

14 comments on “Transportasi Umum di Kuala Lumpur

  1. Jujur, moda transportasi di malaysia memang selangkah lebih maju. Ketika kita masih adu wacana, mereka sudah membuatnya nyata… tapi, tidak ada kata terlambat. Semoga MRT segera jadi, tidak mogok kaya monorail

    Suka

  2. Update dikit.
    KLIA Ekspres sekarang 55 MYR. Monorail udah ada yang 4 gerbong.

    Btw, sayang di sana nggak cobain LRT ya. Aku malah pas di KL seringnya naik LRT, cuma naik bus GO-KL sekali aja. LRT lebih banyak digunakan daripada monorail.
    http://thetravelearn.com/2014/09/12/memahami-sistem-transportasi-publik-di-kuala-lumpur-malaysia/

    Disukai oleh 1 orang

    • Wah… jadi malu kurang apdet.. hahah…. soalnya kesananya trakhir bulan november.. dan sekarang udah april . Tengkyu kak nugi
      Kalau postingan tentang sistem transportasi di kL ini, blog thetravelearn salah satu referensi. 😃

      Suka

  3. Nimbrung update untuk transport dari KLIA ataupun KLIA1 menuju KL Sentral atau sebaliknya akan lebih hemat kalau pakai SkyBus dengan tarif RM11. Namun apabila dari Bukit Bintang bila bawaan barang kita banyak bisa naik taxi dr Bukit Bintang ke Station Bus Sky Bus KL Sentral dengan kisaran biaya RM10-15 . Naah jadi lebih hemat lagi…Semoga bermanfaat

    Disukai oleh 1 orang

  4. Ping-balik: Kaleidoskop 2016 dan Resolusi 2017 – Bukan Pajokka

  5. Halo kak, mau nanya. Kalo dari Chinatown ke bandara kira2 naik apa ya? oh iya, itu harga taksi bisa RM100 karena jumlah penumpang ato argo? thankyou:)

    Disukai oleh 1 orang

    • Hai Tria, terima kasih sudah berkunjung. Kalau dari chinatown (langsung) ke Bandara selain pakai taksi saya kurang tahu juga. Tapi kamu bisa coba dari chinatown ke KL Sentral dulu dengan menggunakan bus gokl ke pasar seni atau jalan kaki, lalu dari pasar seni (stesennya) naik LRT kelana jaya ke KL sentral. Nanti dari KL sentral naik aerobus ke bandara, itu cuman sekitar 10 ringgit kalau gk salah. Taksi 100 RM, itu biaya taksinya, gak pakai argo. Jadi kalau penumpangnya 4 orang, ya bisa dibagi 4 jadi 25 ringgit per orang. Bisa dimengerti?

      Suka

  6. Wah, lengkap bangeeettt makasih ya kak atas tulisannya yang komplet plet ini

    Disukai oleh 1 orang

  7. hallo mas saya numpang tanya kalo dari KL central untuk mencari go-kl itu dimana yah??
    lumayankan menghemat ongkos ke bukit bintang hihihi

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: