TAIWAN

Jelajah Taipei, Gratis!!

            Pesawat yang saya tumpangi mendarat dengan mulus di landasan Bandara Taoyuan, Taipei setelah menempuh perjalanan selama 3 Jam dari Tokyo. Setelah melewati imigrasi Taiwan dengan lancar tanpa pertanyaan yang introgatif seperti di Kansai. Saya tiba di terminal kedatangan, memutuskan untuk duduk di deretan bangku yang berjajar, sambil mengisi daya gawai saya yang sudah hampir habis. Sambil melihat sekeliling, saya kembali merasa tak percaya bisa nyasar di negara yang sama sekali tidak masuk dalam bucketlist saya. iya Taiwan sebenarnya tidak masuk dalam bucketlist saya. yang saya tau Taiwan itu negaranya F4, Dao Ming Shi, San Cay, dll. tapi gak ada niatan buat ketemu mereka juga si

Bandara Taoyuan
Bandara Taoyuan

            Sambil mengisi daya, saya mencari informasi tentang Taipei, sistem transportasi, tempat wisata yang recommended, dan makanan halal yang enak dimakan. Saya baru ingat, bandara Taoyuan termasuk dalam beberapa bandara yang menyediakan jasa city tour gratis di dunia. Saya lalu mencari informasi tentang pendaftaran city tour gratis tersebut. Tourist Information Centre adalah tempat yang harus saya kunjungi selanjutnya.

            Setelah daya handphone saya sudah terisi penuh. Saya memutuskan ke counter Tourist Information Centre yang ternyata hanya beberapa langkah dari tempat saya mengisi daya. Saya menanyakan tentang city tour gratis, petugas dengan ramah hanya meminta paspor dan tiket saya untuk keberangkatan selanjutnya. Setelah mengecek, saya lalu mengisi daftar peserta city tour gratis yang saat itu hanya satu orang selain saya yang tertera di daftar. Setelah mengisi daftar, saya diberi brosur dan diberitahu untuk datang sebelum pukul 14.00 waktu Taipei. Tour akan dimulai pukul 14.00.

            Saya menuju foodcourt untuk mencari makan. Foodcourt bandara Taoyuan cukup murah dan meriah. Banyak pilihan makanan, mulai dari makanan khas sampai makanan import,  seperti Burger. Siang itu saya hanya memakan nasi dan sayur tahu. Rasanya aneh. Selain makan, saya juga mencicipi Bubble Tea khas Taiwan. Tahu kan ? Teh Susu dengan jeli-jeli hitam yang juga cukup banyak dijajakan di Indonesia. Bubble Tea itu teh khasnya Taiwan. Sama halnya Green Tea khas Jepang, dan Teh Tarik khas Malaysia / Melayu.

Bubble Tea

            Saya kembali ke counter Tourist Information Centre Setelah mengisi perut, disana sudah ada tour guide dan seseorang yang juga akan mengikuti tour gratis ini. namanya Mr. Kim, pria paruh baya asal Korea yang nampaknya ramah. Tanpa basa basi kami langsung diantar menuju bus yang ternyata telah terisi beberapa turis dari Amerika yang mendaftar dari Terminal 1. FYI, bandara Taoyuan ini terdiri dari 2 terminal. Setelah memastikan semua penumpang naik, kami langsung berangkat menuju pusat kota. Taipei, I’m Coming

            Half Day Free Tour, itulah nama fasilitas tur gratis yang disediakan bandara Taoyuan bagi wisatawan yang sedang transit di bandara Taoyuan. Seperti namanya, fasilitas tur ini hanya setengah hari. Terdiri dari 2 tur, Morning tour dan Afternoon Tour. 2 Tour yang tersedia mengunjungi tempat wisata yang berbeda. Morning tour yang dimulai pukul 8.00 pagi sampai pukul 12.00 siang, mengunjungi  Dan Afternoon tour dimulai pukul 14.00 sampai 18.00. karena saya mendaftar pukul 12.00 siang, maka saya mengikuti afternoon tour, yang rutenya meliputi :

Taipei 101

            Pada rute ini bus membawa saya dan rombongan wisatawan half day fee tour tidak di gedung Taipei 101, melainkan di tempat para wisatawan dapat melihat view Taipei 101. Areanya dekat dengan Taipei City Hall. Menurut saya lokasi melihat view Taipei 101 kami kunjungi juga tidak begitu bagus. Tempat paling sempurna ya Elephant Mountain, yang pastinya harus trekking dulu. Sayangnya lokasi itu tidak masuk dalam rute penyelenggara Half Dau Free Tour ini. Ya namanya juga gratisan

Taipei 101

            FYI, Taipei 101 adalah gedung tertinggi di Taipei. Sebelum disalip Burj Khalifa, Taipei 101 memegang predikat gedung tertinggi di dunia. Seperti gedung-gedung tinggi kebanyakan, di Taipei 101 terdapat observation deck yang memungkinkan kita bisa melihat view kota Taipei dari atas. Harganya juga lumayan mahal sih. Tapi kembali lagi, Elephant Mountain tempat melihat view kota Taipei terbaik di Taipei.

Longshan Temple

            Setelah melihat Taipei 101, berswafoto dengan latar gedung tertinggi Taipei tersebut, saya dan rombongan beralih ke Longshan Temple. Salah satu kuil tertua di Taipei. Kuil ini dibangun pada tahun 1738 yang merupakan zaman dinasti Qing. Kuil ini sempat hancur beberapa kali karena bencana alam, kebakaran dan terkena dampak bom Amerika pada perang dunia kedua. Setelah perang dunia kedua, Kuil Longshan dibangun ulang

Longshan Temple
Longshan Temple
Longshan Temple
Longshan Temple

            Terdapat patung Dewi Cinta Kasih, atau  Dewi Guanyin di dalam kuil ini. Biasanya masyarakat datang berdoa agar enteng jodoh di kuil ini.

Chiang Kai Shek Memorial Hall

            Chiang Kai Shek Memorial Hall yang merupakan landmark kota Taipei yang dibangun untuk mengenang presiden pertama Taiwan, Chiang Kai Shek. Di dalam gedung berwarna putih ini terdapat patung raksasa Chiang Kai Shek atau CKS. Selain itu, gedung ini berfungsi sebagai museum yang memamerkan perjalanan hidup CKS.

Chiang Kai Shek Memorial Hall
Patung CKS

            Setelah mengunjungi CKS, kami sempat diajak berkeliling dan melihat beberapa tempat dari mobil seperti Kantor Presiden, North Gate, dan beberapa tempat yang saya lupa namanya, lalu kemudian kami diantar kembali ke Bandara Taoyuan. Sesampai di Bandara, saya pamit dengan Mr. Kim, beliau akan terbang ke San Fransisco malam harinya. Saya ? duduk-duduk di bandara, liatin orang hilir mudik kesana kemari. Penerbangan saya baru besok pagi. Jadi malam ini saya menginap di Bandara lagi. Jangan tanya kenapa tidak menyewa hostel, saat itu mood saya lagi jelek. Uang saya juga sedikit lagi habis. Tapi sepulang dari Taipei, saya menyesal karena tidak menginap di hostel lalu meluangkan waktu untuk trekking ke Elephant Mountain, sangat menyesal.

Iklan

5 comments on “Jelajah Taipei, Gratis!!

  1. Lah, jadi transitnya lama banget dong sampe seharusnya bisa nginep di hostel. Kalo aku sih bakal gitu, hehe. Sejauh ini, aku belum pernah bad mood di perjalanan yang disebabkan oleh destinasi. Paling bad mood karena travelmate aja, habis itu udah bahagia lagi ketemu tempat baru.

    Taiwan is one of my bucket list.

    Disukai oleh 1 orang

  2. Yah nanti balik lagi

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: