NUSA TENGGARA BARAT - INDONESIA

Taman Narmada, Taman para Raja

       Setelah kemarin menghabiskan waktu seharian di Gili Trawangan, hari ini saya ingin mengekplorasi beberapa tempat yang ada di Pulau Lombok. Nah Beruntung, agenda hari ini memang jalan-jalan. Enaknya, seluruh peserta disediakan kendaraan oleh Panitia sehingga kita tidak perlu bingung mau naik apa dan jurusan apa jika ingin ke destinasi tertentu juga tidak perlu keluar biaya, tapi sayangnya, tempat yang dikunjungi terbatas, ditentukan oleh panitia, serta waktu yang disediakan pun terbatas. Yah, mau bagaimana lagi, namanya juga gratisan heheh.

Tempat pertama yang masuk dalam Agenda adalah Taman Narmada. Awalnya saya pikir ini hanya taman biasa, tempat ngumpul-ngumpul kawula muda, semacam alun-alun. Tapi dugaan saya salah. Taman ini bukan taman biasa. Ada sejarah di balik Taman yang terletak di Kabupaten Lombok Barat ini.

img_20160806_082423
Bale Agung
img_20160806_082348
Bale Terang

Saat pertama kali memasuki Area Taman, sekilas terlihat taman ini Nampak biasa-biasa saja. Bahkan saya sendiri sempat mempertanyakan kenapa harus kesini. Hingga pemandu membawa kami menuju salah satu bangunan utama di Taman yang bernama Balai Terang. Dari Balkon balai Terang ini, Nampaklah pemandangan Luar biasa dari Taman Narmada. Balai Terang seperti berada di atas sebuah bukit, terdapat tiga kolam yang diairi sumber mata air jernih yang bisa dilihat dari Balai Terang, ketiga Kolam tersebut dianggap sebagai duplikat danau segara anak. Lalu, di seberang kolam ada pendakian menuju puncak yang tingginya persis seperti tempat Balai Terang ini berada, tapi mungkin lebih tinggi, bukit yang ada di seberang dianggap sebagai duplikat gunung rinjani. Tenang saja, ada tangga yang mempermudah pengunjung jika ingin menuju puncak, lagipula puncak duplikat gunung rinjani ini tidak setinggi aslinya.

img_20160806_082505
Pemandangan dari Bale Terang
img_20160806_082459
Telaga Padmawangi

Pemandu Menjelaskan, Taman ini dibangun pada tahun 1727 masehi, oleh Raja Anak Agung Ngurah Karangasem. Nama taman ini diambil dari sebuah sungai suci  yaitu Sungai Narmanadi. Menurut pemandu yang ada di Taman, Taman ini sengaja ditata menyerupai Gunung Rinjani dan Danau Segara Anak. Ketika raja sudah tidak mampu melakukan ritual pekelem, atau ritual kurban yang dilakukan untuk menghapus kemarau berkepanjangan yang melanda Lombok waktu itu, raja memerintahkan untuk membuat duplikatnya di taman Narmada ini. Kolam yang luas dianggap sebagai Danau Segara Anak, dan Puncak yang ada di seberang dianggap sebagai duplikat Gunung Rinjani.

Di Puncak terdapat Pura Kelasa. Tidak hanya ritual Pekelem, dalam satu tahun sekali, Pura Kalasa mengadakan upacara Pujawali, dimana umat hindu mempersembahkan hasil bumi sebagai wujud terima kasih atas karunia yang diberikan oleh tuhan.

Taman Narmada juga berfungsi sebagai tempat bersitirahat para raja. Terdapat dua bangunan yang pertama kali dijumpai ketika memasuki taman. Ada Bale Agung yang berfungsi sebagai tempat pertemuan, dan Bale Loji sebagai tempat menyimpan persenjataan. Selain itu, ada Balai Terang yang menjadi tempat istirahat raja bersama keluarga. Tempat yang pertama kali kami masuki.

img_20160806_085936
Telaga Padmawangi

Kolam buatan yang dianggap sebagai danau segara anak itu juga memiliki nama. Namanya Telaga Padmawangi. Telaga padmawangi dahulu merupakan tempat permandian dayang-dayang yang ditumbuhi oleh bunga Padma yang harum. Oleh sebab itu dinamakan Padmawangi.  Tidak jauh dari Telaga Padmawangi, ada Balai Pentirtaan, yang terdapat sumber mata air. Konon jika diusapkan ke wajah dapat membuat kita awet muda. Untuk memasukinya, kita harus mengikatkan kain panjang semacam selendang berwarna kuning ke tubuh. Sumber mata air di Balai Pentirtaan berasal dari gunung rinjani. Balai ini juga merupakan tempat pertemuan tiga mata air, yakni suranadi, Lingsar, dan Narmada. Karena berasal dari Gunung Rinjani dan tempat pertemuan tiga sumber mata air ini lah, orang percaya akan khasiat dari Air di Balai Pentirtaan ini.

img_20160806_090031
Balai Pentirtaan
img_20160806_091552
Bagian dalam Bale Pentirtaan

Sebagai taman bersejarah, bukan berarti tidak ada modernisasi di Taman ini. Taman Narmada juga dilengkapi fasilitas outbond, seperti flyngfox. Yang akan mengantarkan pengunjung meluncur melintasi kolam buatan yang luas. Juga terdapat museum bernama Museum Radio Rama. Museumnya kecil, dan yang dipamerkan juga hanya foto-foto jaman dulu, dan beberapa patung hindu, yang kebanyakan sudah rusak. Sekali lagi, saya mendapati pengelolaan Museum yang ala kadarnya.

Setelah menjelejah seisi Taman, saya dan rombongan menuju destinasi Selanjutnya.

Iklan

30 comments on “Taman Narmada, Taman para Raja

  1. tamannya enak buat ngasoh

    Suka

  2. aku baru tau, hehehe

    Suka

  3. Wah ada museumnya? Saya baru tahu, hehe. Kadang saya menyesal tidak pernah mengunjungi Narmada. Bolehlah diagendakan kunjungan kemari kalau saya pulang kampung, terima kasih sudah menginspirasi ya. Kerajaan Lombok-Karangasem memang sangat kaya sampai bisa membuat banyak taman yang tersebar di Mataram dan Lombok Barat, ditambah istana yang keren banget. Sayang kebanyakan kurang terurus karena sengketa dan beberapa sentimen. Sejarah kerajaan ini panjang dan penuh konflik.

    Disukai oleh 1 orang

  4. mirip di bali ya dalam Bale Pentirtaan itu

    Disukai oleh 1 orang

  5. Masih wangi nggak mas danau padmawanginya sekarang? 😯

    Suka

  6. Dua kali ke Lombok, selalu luput main ke sini. Boleh lah nanti kalau ke sana lagi mampir, terutama kalau agak lama di Mataramnya 🙂

    Suka

  7. oh jadi ini duplicate rinjani. kemarin ngapain gue nanjak kesana yaa kalo ada duplicatenya yang lebih mudah. hha

    Suka

  8. Konsep tamannya unik ya, terinspirasi dari Gunung Rinjani dan Segara Anakan. Tapi menurutku wahana flying fox itu kurang pas, hehehe.

    Duh, lagi-lagi realita museum yang tak terurus 😦

    Suka

  9. Aku paling seneng main ke taman, duduk2 sambil ngemil sm ngeliatin cowok cakep lewat hehehe

    Disukai oleh 1 orang

  10. Duh, nyesel waktu ke Lombok gak menyempatkan pergi ke Taman Narmada, keasikan main air di pantai sih 😦
    Tapi taman ini seperti ada kemiripan dengan taman air di bali ya? Menurutku sih

    Disukai oleh 1 orang

  11. Kata nya ada belut yang jarang muncul yaaa, trus kalo muncul berarti ada keberuntungan. bener ngak sech ????

    Suka

  12. Ping-balik: 12 Hal yang bisa dilakukan di Lombok – Bukan Pajokka

  13. maiyantiRina

    koq pepohonan besar2nya gk di shoot. di taman paling atas

    Disukai oleh 1 orang

  14. maiyantiRina

    aq tuh kek orang India, lihat pohon langsung lupa yg lain.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: