NUSA TENGGARA BARAT - INDONESIA

Menerawang Keindahan Gili Trawangan

Pagi ini tidak seperti pagi-pagi sebelumnya di Lombok. Rasanya pikiran lebih plong, dan mood lebih fresh. Tidak ada beban, tidak ada rasa deg-degan dan hati lebih bahagia. Hm, mungkin karena lomba sudah usai. Tidak ada beban lomba lagi yang membayangi fikiran. Tidak ada rasa gugup lagi yang membuat seluruh badan bergetar bukan main. Semuanya sudah berlalu, tepat setelah kami memantapkan diri menjadi pemenang, bukan, bukan memenangkan lomba, tapi memenangkan rasa takut kami selama ini. Sudah berlebay-lebaynya ?.

Pagi ini, saya berencana menuju destinasi yang sangat populer di Kalangan wisatawan. Baik Lokal, maupun mancanegara. Bersama beberapa teman, saya menunggu mobil yang sudah dirental di Lobi Hotel. Salah seorang dari kami telah merental mobil untuk dipakai menuju Pelabuhan Bangsal, tempat kapal menuju Gili Trawangan berlabuh, menunggu wisatawan yang akan menuju pulau indah itu.

Mampir di Puncak Malimbu

Tidak butuh waktu lama, mobil yang dirental tiba. Setelah mengisi waktu dengan sarapan, Sate Bulayak, saya dan beberapa teman meninggalkan hotel menuju pelabuhan . Jarak dari hotel yang berada di pusat kota Mataram menuju Pelabuhan cukup jauh. Namun semuanya terbayar dengan panorama yang tersaji selama perjalanan. Pantai Senggigi, Puncak Malimbu. Dua tempat tersebut menjadi tempat yang sangat menarik dalam perjalanan menuju Gili Trawangan. Apalagi Puncak Malimbu yang menyuguhkan pemandangan eksotis pantai dan laut dari atas bukit.

img_20160805_103751
Pemandangan dari Puncak Malimbu

Putihnya pantai, gradasi air laut, hamparan hutan kelapa, dan gagahnya bukit tersaji disini. Jangan pernah lewatkan. karena keindahan ini bisa dinikmati di Pinggir jalan menuju Pelabuhan. Beberapa kali kami memutuskan mampir, hanya sekadar untuk mengambil gambar, bernarsis ria. Hingga terkadang, lupa waktu, dan lupa kalau ini bukan tujuan kami yang sebenarnya. Perjalanan dilanjutkan.

Naik Speedboat atau Kapal Penumpang ?

Di Pelabuhan, sudah ada seseorang yang menunggu. dia adalah pemilik speedboat yang akan kami tumpangi menuju Gii Trawangan. Karena jumlah kami sepuluh orang, kami menyewa speedboat ketimbang menumpangi kapal besar penumpang yang biayanya jauh lebih murah. Entah karena alasan apa. Menyewa satu speedboat bisa sampai sejuta. Speedboat yang kami sewa senilai itu. Jadi, biayanya sejuta dibagi sepuluh. Itu sudah pulang balik. Kalau naik kapal umum, kalau tidak salah 15-20 Ribuan.

img_20160805_112326
Pemandangan dari Pelabuhan Bangsal
img_20160805_112321
Pemandangan dari Pelabuhan Bangsal
img_20160805_112236
Pemandangan dari Pelabuhan Bangsal
img_20160805_112243
Pemandangan dari Pelabuhan Bangsal

Di Dermaga, Gili Trawangan bisa diterawang dari pulau Lombok. Terlihat banyak bangunan disana. Awalnya, sebelum saya membaca ulasan mengenai Gili Trawangan, saya mengira di Pulau ini hanya terdapat Pantai, beberapa penginapan, dan pohon-pohon kelapa. Itu sebelum saya tahu. Dan setelah membaca ulasan dari para traveler melalui blog mereka, ternyata sangat berbeda dari apa yang saya bayangkan.

***

Hari itu Panas, kami meninggalkan dermaga, tengah hari. Suara masjid samar-samar terdengar, tanda waktu dhuhur sebentar lagi akan masuk, hari itu hari jumat, dan saya sedikit gelisah. Kapal Cepat perlahan menerjang ombak lautan yang hari itu cukup besar. Ya, cukup besar untuk membuat saya mual dan pusing di kapal. Sepanjang Perjalanan sangat terasa benturan kapal dengan laut. Keras. Benturannya seakan memecahkan bagian bawah kapal. Sesekali saya menerawang menuju Gili Trawangan. Disana terlihat dua Menara Masjid, sangat pas.

Sekitar beberapa menit, kami akhirnya sampai. Saya berjalan melalui jembatan panjang dermaga, dan menginjakkan kaki di Gili Trawangan. Terlihat Papan besi bertuliskan Gili Trawangan dengan font warna-warni. Finally, I am here.

img_20160805_114824
Sampai di Gili Trawangan
img_20160805_114948
Papan nama
img_20160805_115327
Gili Trawangan

Enjoy Gili Trawangan !!.

Berada disini, membuat saya merasa berada di negeri orang. Turis sana-sini. Mereka kan orang asing-nya, tapi rasa-rasanya, kamilah orang asing disini. Kami berjalan, menuju Masjid. Sebuah penampakan aneh rasanya. Ketika Suara Lantunan Ayat suci Al-quran menggema di seantero Pulau, di sekitar Masjid justru lalu lalang manusia-manusia tanpa busana, kalau mau dibilang kurang bahan. Oh tuhan, ini pertama kalinya saya melihat wanita-wanita seperti ini secara langsung. *brb istigfar*

Gili Trawangan adalah salah satu dari sekian banyak Gili yang ada di sekitar Lombok. ย Diantara semuanya, Gili Trawangan yang paling populer. Pulau berpenduduk ini juga dikenal dengan pulau pesta. Ya, pulau bagi para turis berpesta, minum-minum, dan bisa jadi pesta itu. Ada banyak sekali fasilitas yang ada disini. Penginapan dengan berbagai tarif, mulai dari Ro.100.000,- hingga Rp.1000.000,- tergantung jenisanya, mau yang homestay atau resort. , lalu ada Cafรฉ, Bar, Tempat penukaran uang, ATM, Toko, dan tempat penyewaan alat renang dan sepeda. Iya, sepeda. Menyewa sepeda adalah salah satu sarana untuk mengeksplorasi pulau yang memiliki panjang 3 km serta lebar 2 km ini. Selain sepeda juga ada Cidomo, delman khas Gili Trawangan.

Setelah berjalan cukup jauh, kami sampai di Masjid. Istirahat sejenak, berwudhu dan melaksanakan rentetan ibadah jumat, mulai dari khutbah sampai sholat jumat. Setelah sholat, barulah kami menikmati pulau ini. Saya dan beberapa teman berjalan menikmati pantai-nya siang ini. Setelah berjalan-jalan, kami lalu duduk duduk di bawah rindangnya pepohonan sambil menikmati indahnya panorama yang ada.

img_20160805_114836
Gili Trawangan
img_20160805_141100
Gili Trawangan
img_20160805_135515
Gili Trawangan

Saya hanya sibuk motret sana-sini, sambil melihat-lihat keindahan yang ada disini, keindahan Pantainya, keindahan Lautnya, serta keindahan panaroma lainnya. saya menunggu waktu sedikit sore, untuk menikmati air lautnya. Sejatinya ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan di Gili Trawangan. Mulai dari Snorkling, diving, dan lain sebagainya. Tapi kamu tahulah, saya punya keterbatasan, jadi saya hanya melihat-lihat di sekitar sambil foto-foto. Ketika sudah sedikit sore, barulah kami menikmati segarnya bermandian di pantai. Ya begitulah, kalau gak bisa ngapa-ngapain *renang-nyelam* ya yang kami lakukan untuk menikmatinya ya main-main di Pantai saja, sambil foto-foto tentunya.

Oh iya, di Gili Trawangan ada spot foto keren berupa tulisan raksasa bertuliskan Gili Trawangan, tapi saya lupa foto. heheh.

img_20160805_144614
Seorang anak, sedang menangis setelah bermain

Nah, setelah itu, jangan lupa menikmati senja di bagian belakang pulau. Karena agak jauh, saya menyewa sepeda dengan biaya Rp.50.000 – Rp. 75.000 per hari . di Bagian belakang atau Bagian yang lain dari Gili Trawangan, terdapat ayunan yang berada di laut. Ketika air laut sedang surut, akan terlihat kalau ayunan tersebut masih berada di Pulau, tetapi ketika sedang pasang, Ayunan tersebut akan terendam bagian bawahnya, seakan Ayunan tersebut berada di lautan. Berada Benar-benar keren, dan membuat senjamu semakin berkesan.

20160805_165951
Senja di Belakang pulau

Gili Trawangan agak luas, jika ingin dieksplorasi, agak melelahkan jika harus berjalan kaki. Makanya, di Pulau ini banyak delman yang berkeliaran. Orang disini menyebutnya Cidomo. Kita bisa menumpanginya untuk berkeliling pulau. Selain itu, Menyewa Sepeda juga bisa alternatif untuk mengelilingi pulau ini.

10945293_928427383848031_1531936533_n
source

Setelah menikmati senja, saatnya bersiap untuk pulang. Iya, kami memang tidak memutuskan menginap di Gili ini. Karena esok, masih ada tempat yang ingin kami kunjungi. Dan sebelum pulang, tidak lupa saya membeli Gili Gelato, ice scoop khas gili, yang melengkapi hari saya di Gili Trawangan.

img_20160805_181952
Pulang
Iklan

33 comments on “Menerawang Keindahan Gili Trawangan

  1. gagal fokus sama es-nya, kayaknya enak deh itu es —“

    Disukai oleh 1 orang

  2. Setuju! Gili Trawangan adalah tempat di Indonesia dimana kita merasa seperti bukan di Negeri Sendiri kan yaaa? Kan? Kan?

    Suka

  3. huwooooo…. pantainya apiikk tenannn… tapi sayang yah suasana di gili trawangan menurut saya koq urban sekali. kurang endonesah banget… apa karena disana banyak turis asing yah?

    Disukai oleh 1 orang

  4. Negeri elok yang amat kucinta..indonesia bener bener kece kalau soal pantai.btw itu ayunannya jadi khas bangett

    Suka

  5. Mantap ceritanya, Mas Fauzi. Cerita Gili Trawangan yang saya baca biasanya tentang riuh dan ramainya gili. Di sini, nampak tenang dan damai. Belum pernah ke sana nih.. Semoga segera ๐Ÿ˜

    Suka

  6. Brr… kangen Lombok dan Gili dan pantai dan langit biru dan senja dan semuanya!
    Eh nggak ke Gili Meno bang? Menurut saya itu Meno yang paling top di antara 3 gili

    Suka

  7. Saya malu, soalnya saya belum pernah ke Gili Trawangan, hehe… keren banget ya pulau kecil satu ini Mas, nggak heran jadi destinasi utama di Pulau Lombok. Tapi kalau saya boleh sombong, pantai-pantai di Lombok memang lebih indah sih ketimbang pantai di Bali, haha (ditimpuk massa). Sekarang juga lagi hits gili-gili yang ada di selatan Lombok, ayo Mas kalau ada kesempatan suatu hari berkunjung ke sana, hehe.

    Suka

  8. gili trawangan emang gak ada matinyaa

    Disukai oleh 1 orang

  9. Saya masih mau kesini…pengen merasakan malam di gili trawangan…mudah2an kesampaian

    Suka

  10. Aku pernah dua malam di Gili Trawangan, dan menikmati ngelihat-lihat bule itu, snorkelingan yang indaaahhhh banget dan makan-makan eskrimnya itu juga.
    Nah pas pulangnya aku naik mobil dari Bangsal sampai Pelabuhan Lembar buat nyebrang ke Bali. Itu selama empat jam lihat lauuut terus dari girang huwoooww laut, sampai oohh masih laut.. trus tidur karena gak sampe-sampe.

    Suka

    • Wah dua hari. Pasti puas banget ya menikmati pulaunya. Enaknya lagi kalau nginap bisa liat sunrise. Saya cuma bisa liat sunsetnya doang.
      Emang dari Lombok berapa jam ke Bali?

      Suka

      • empat jam lagi penyeberangan pakai ferry.
        kalau dari Gili sebenernya ada kapal cepat yang bisa langsung ke Bali, tapi saya suka mual kalau naik kapal cepat karena menghentak2 itulah..

        Disukai oleh 1 orang

  11. aku belom pernah ke sini ๐Ÿ˜ฆ
    temen temenku udah pada ke sini. dalam rangka honeymoon ๐Ÿ˜

    Disukai oleh 1 orang

  12. Kapal penumpang umum itu berangkatnya terjadual? Sekali berapa jam kapal umum itu berangkat ke Gili Trawangan. Kalo naik speedboat gak rame-rame mahal diongkos, ๐Ÿ™‚
    Merasa seakan bukan berada di Indonesia? Wah ini menarik ya banyak wisatawannya.
    Saya belum pernah ke tempat itu. Tertarik untuk kesana, semoga kesampaian.
    salam

    Suka

  13. Gak kesampean terus mau ke sini….

    Suka

  14. aku tahu gili ini waktu film arisan 2.. adem bener emang tempatnya walau belum pernah ke sana ๐Ÿ˜€

    Disukai oleh 1 orang

  15. Ping-balik: 12 Hal yang bisa dilakukan di Lombok – Bukan Pajokka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: