RIAU - INDONESIA

6 Tempat Wisata seru di Pekanbaru

         Pekanbaru, dibandingkan dengan kota besar di Pulau Sumatra, memang terdengar kurang terkenal di sektor wisatanya. Orang-orang mungkin akan lebih memilih Padang, Medan, Banda Aceh atau Palembang. Pekanbaru justru sangat terkenal ketika musim kabut asap mulai tiba. Daerah ini bisa dibilang terkena dampak paling parah. Tapi bukan berarti, Kota Bertuah ini tidak layak untuk dikunjungi, karena ada beberapa tempat yang asik, yang bisa kamu pertimbangkan untuk menjadikan Pekanbaru sebagai destinasi kamu selanjutnya.

Masjid An-Nur, Taj Mahal-nya Pekanbaru

            Tidak perlu jauh-jauh ke India untuk merasakan sensasi Taj Mahal yang monumental itu. Di Pekanbaru ada KW3-nya. Masjid Raya An-Nur, dijuluki sebagai Taj Mahal dari Pekanbaru karena desainnya yang hampir menyerupai Taj Mahal. Masjid termegah di Pekanbaru ini memiliki struktur yang sama dengan Taj Mahal, 4 Menara, satu Kubah Besar yang dikelilingi 4 Kubah Kecil, serta kolam besar di halaman depannya. Hanya saja, warna Masjid yang Hijau membuat perbedaan agak mencolok.

Masjid An-Nur
Masjid An-Nur

Masjid Raya Senapelan, Kaya akan Sejarah

            Masjid Raya Senapelan, atau yang lebih dikenal dengan nama Masjid Raya Pekanbaru merupakan salah satu sisa kejayaan islam di masa kerajaan Siak. Masjid ini pertama kali didirikan oleh Sultan Abdul Jalil Muazzam Syah, Raja Keempat Kesultanan Siak Sri Indrapura. Masjid ini termasuk dalam salah satu cagar budaya yang memiliki nilai sejarah tinggi di Riau.

img_20160616_160642

Anjungan Seni Idrus Tintin, Taman Mini Riau

            Anjungan Seni Idrus Tintin merupakan bangunan megah yan terletak di arena purna MTQ, Atau yang sekarang bernama Bandar Serai. Arsitektur Bangunan ini sangat unik, dan kental dengan budaya melayu. Dulu Bangunan ini dijadikan arena Utama MTQ, dan juga dijadikan temapt pagelaran Festival Film Indonesia pada tahun 2008. Nama Idrus Tintin, berasal dari seorang seniman tersohor di Riau, Idrus Tintin. Nama beliau disematkan pada bangunan megah ini, sebagai penghormatan kepada beliau.

290

            Di Sekitar bangunan megah ini terdapat rumah adat dari masing-masing kabupaten yang ada di Riau. Ada Rumah Adat Pelalawan, Kampar, dan Rokan Hilir. Kata masyarakat sekitar, dahulu Rumah Adat atau Anjungan yang ada disini lengkap tapi beberapa sudah dihancurkan. Wah sayang sekali, padahal Taman ini bisa menjadi Taman Mini Riau, ya mirip-miriplah sama Taman Mini Indonesia Indah.

            Bangunan ini sejatinya bukan sepenuhnya tempat wisata, karena di dalamnya tidak terlalu menarik kecuali tempat pagelaran seni. Tapi Arsitekturnya yang megah cukuplah menjadi daya tarik wisatawan untuk sekadar berswafoto. Sayangnya, lingkungan sekitar Anjungan Seni ini kurang indah dengan rumput-rumput liar yang sudah meninggi. Padahal Dinas Pariwisata berada tepat di dekatnya.

Perpustakaan Soeman H.S

            Suka Membaca ?, Jangan lupa jalan-jalan ke Perpustakaan Soeman HS yang terletak di jalan jendral sudirman 462. Letaknya bersebelahan dengan kantor gubernur Riau. Bangunan ini juga terbilang Unik, bentuknya mirip seperti rehal, atau papan alas untuk membaca Al-quran, atau bisa juga berbentuk buku yang terbuka. Perpustakaan ini memiliki 6 Lantai dan memiliki fasilitas pendukung mulai dari mushola, kafe, auditorium, dll. Ada juga ruangan khusus untuk literatur budaya melayu yang konon disebut-sebut memiliki koleksi literature terlengkap di Indonesia. FYI, Perpustakaan buka pukul 08.00-15.00 WIB dan khusus sabtu Minggu buka pukul 09.00. Gratis.

249

Wisata Kuliner : Sup Tunjang dan Gulai Ikan Patin

            Jalan-jalan ke Pekanbaru, jangan lupa mencicipi kuliner khasnya, Sup Tunjang. Sup Tunjang adala sup tulang sapi yang masih dibalut dengan daging tebal . Bau harumnya akan terasa begitu sup tersebut dihidangkan ke meja makan. Dagingnya lembut, mudah dilepaskan dari tulangnya. Bumbu dan rempah-rempahnya sangat terasa pada saat kuahnya dicoba. Kalau di Sulawesi, miriplah sama Sop Konro.

img_20160616_181720
Masakan Padang juga mendominasi di Pekanbaru, bisa cari Gulai Ikan Patin disini.

            Selain sop Tunjang, ada Gulai Ikan Patin. Ikan Patin banyak terdapat di Riau sehingga tak jarang ditemui aneka masakan yang menggunakan Ikan Patin sebagai bahan utamanya, salah satunya Gulai Ikan Patin. Masakan ini memiliki cita rasa asam yang dikombinasikan dengan rasa sedikit pedas, dengan bahan utama ikan Patin dan kuah yang berwarna kuning. Gulai Ikan Patin juga banyak ditemui di restoran padang, ya karena Gulai juga merupakan makanan khas dari tanah Minang.

Wisata Belanja di Pasar Bawah

            Sudah Wisata Religi, Budaya, Kuliner dan Sejarah, saatnya wisata belanja. Di Pekanbaru ada sebuah pasar wisata bernama Pasar Bawah. Pasar ini menjadi ikonnya Pekanbaru, dan pastinya wajib dikunjungi setiap wisatawan yang datang. Di Pasar ini banyak dijajakan keramik, karpet, dan barang-barang elektronik secondhand dari luar negeri. Di Pasar Bawah juga terdapat cemilan khas seperti Lempok Durian, dan kripik yang berasal dari buah-buahan, seperti Nanas, Apel, Durian dan Pisang.

Baca Juga

Selamat Datang di Pekanbaru

Masjid An-Nur : Taj Maha of Riau

Sejarah di Balik Masjid Raya Senapelan

Iklan

14 comments on “6 Tempat Wisata seru di Pekanbaru

  1. aku kalau ke riau mau singgah masjidnya ah

    Disukai oleh 1 orang

  2. sayang masjid senapelan udah direnov, sering ke riau tapi sengaja gak kesana haha

    Disukai oleh 1 orang

  3. Nuansa peninggalan islam zaman dulu sangat kental, pekanbaru. Must visit nih, kudu masuk list.

    Disukai oleh 1 orang

  4. cara nyajiin makanan di rumah2 makan daerah Sumatra hampir semua sama kah mas bro?
    Ini kejadian waktu saya di Medan, Bukittingi, Muaro Bungo, Padangsidempuan…lupa lagi yang lain. disuguhin berpiring-piring lauk di meja,, sampe bingung mo makan yang mana ehehe..

    Suka

    • Saya gak tau semuanya sih karena daerah sumatra yang saya datangi baru Pekanbaru heheh. Karena pekanbaru mayoritas dihuni oleh orang minang, meski budaya melayu masih nomer satu, banyak rumah makan padang disana. Rumah makan padang terkenal dengan cara penyajiannya yang banyak seperti itu. Setau saya sih heheheh…

      Suka

      • ohh iyaa betul mas, bisa jadi karena masih dipengaruhi budaya kali yaa. di Aceh sendiri ada rumah makan yg cara penyajiannya seperti itu juga. mau makan malah bingung hehehee

        Suka

      • Hahah… iya saya juga bingung mau makan yg mana. Kemarin meski makannya rame-rame, tetap aja ada yg gak dimakan sama sekali.

        Suka

      • wkwkwk…soalna perut udah keburu full duluan yaa mas 😀

        Disukai oleh 1 orang

  5. Anjungan Seni Idrus Tintin itu ikonik banget, memang seharusnya malah Pekanbaru ini jadi pusatnya kebudayaan Melayu, seharusnya….

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: