MALAYSIA

Kembali Ke Negeri Jiran

      Sekitar Pukul 19.00 Waktu Malaysia, pesawat Air Asia yang saya tumpangi tiba di Bandara Kuala Lumpur Internasional Airport 2 (KLIA2), Saya beserta keluarga meninggalkan pesawat menuju Bandara. Alhamdulillah, kali ini saya bisa menginjakkan kaki lagi di Negeri Jiran dengan selamat. Kalau mau dibilang, ini pertama kalinya saya menginjakkan kaki di bandara KLIA2. Bandara ini baru dibuka tahun ini, dan hampir sama dengan bandara KLIA sebelumnya, Mewah dan Megah .

Ceritanya Trip kali ini Saya ke Kuala Lumpur bersama Keluarga, Etta (panggilan saya untuk ayah), Mama, dua kakak kandung, Kak Majdi dan Dhila, serta dua kakak Sepupu, Kak Lia dan Kak Ellang dalam rangka menghadiri wisudanya Kak Majdi di Negeri Sembilan nantinya. Tapi  ceritanya saja yang dalam rangka menghadiri wisuda, tujuan utamanya ya trip keliling Kuala Lumpur dan sekitarnya.

Kami bertujuh menuju tempat Imigrasi untuk mendapatkan stempel izin masuk ke Malaysia, dan setelah itu ke tempat pengambilan bagasi. Setelah semua beres, kami berjalan lagi dan tiba-tiba berhenti di Counter KLIA Express, kereta cepat yang mengantar penumpang dari Bandara ke KL Sentral. Awalnya si Majdi hanya bertanya harga tiket KLIA Express dan Harga Taksi di luar Bandara ke Bukit Bintang (tempat nginap nantinya), maklum kami juga kurang tahu biaya transportasi di Negeri Jiran ini. Tapi karena si petugas Counter kurang tahu biaya taksi, jadilah kami dilema sebentar dan akhirnya memutuskan ke KL Sentral dengan menggunakan KLIA Express. Harga 1 Tiket ke KL Sentral RM. 35 ( RM 1 : RP. 3300). Setelah membeli tiket, kami menuju stasiunnya KLIA Express, dan menunggu si kereta karena saat kami tiba, keretanya belum datang.

Tiket KLIA Express
Tiket KLIA Express
Counter KLIA Express
Counter KLIA Express
Jangan Lupa Baca Petunjuk !!
Jangan Lupa Baca Petunjuk !!
Rel Kereta, Saat Kereta belum datang
Rel Kereta, Saat Kereta belum datang

Tak perlu lama menunggu, KLIA Express yang kami tunggu akhirnya tiba di Stasiun bandara. Semua calon penumpang berdiri, dan masuk ke kereta setelah pintu otomatis terbuka. Saya buru-buru menyimpan bawaan dan duduk dengan nyaman di kursi. KLIA express malam itu Nampak sepi, jadi saya tak perlu pusing mencari tempat duduk, karena banyak yang kosong. Saya merebahkan badan di kursi kereta yang lumayan empuk dan mengistirahatkan diri selama perjalanan. Dari KLIA2 ke KL Sentral butuh waktu sekitar 30 Menit, kalau mau naik taksi sekitar 1-2 Jam. Jadi kalau mau menghemat waktu lebih baik naik KLIA Express.

Kereta Tiba..
Kereta Tiba..
Inside KLIA Express
Inside KLIA Express

Tak lama kemudian, KLIA Express akhirnya sampai di KL Sentral. KL sentral merupakan Stasiun kereta api sentral di Kuala Lumpur. Disini semua jenis kereta api  berkumpul, mulai dari KLIA Express, KTM Kommuter, KL Monorail, LRT. Jadi mau naik apa ?, di KL sentral pusatnya. Dari KL Sentral kami menuju Bukit Bintang. Bukit Bintang sendiri terkenal sebagai kawasan Golden Triangle-nya Kuala Lumpur. Dan dari KL sentral, menuju Bukit Bintang transportasi yang tersedia adalah KL Monorail. Setelah bertanya sana-sini tentang tempat mangkal KL Monorail, kami akhirnya menemukan stasiun KL Monorail yang menuju bukit bintang. Sebelum naik kereta,  Majdi membeli tiket dahulu. Tiket KL Monorail bisa dibeli di sebuah mesin yang mirip mesin ATM, namanya Vending Machine. Tinggal pilih jenis transportasi, Lokasi (Bukit Bintang), dan jumlah penumpang. Lalu masukkan uang ke mesin, maksimal uang yang bisa digunakan adalah  lembaran 10 Ringgit. Setelah transaksi sukses, koin berwarna biru bertuliskan Rapid KL akan keluar satu persatu. Itulah Tiketnya, tiket berbentuk koin plastik. Lalu kami menuju kereta. Sebelumnya ada palang penghalang, tap koin di tempat yang dianjurkan dan palang akan terbuka otomatis. Saat kami melewati palang, kami bersegera masuk ke Kereta. Ada banyak penumpang yang menunggu, dan kalau dilihat keretanya tidak cukup panjang, hanya 2 gerbong saja, jadi harus buru-buru kalau tak mau berdiri di dalam kereta.

Situasi KL Sentral
Situasi KL Sentral
Mall di KL Sentral
Mall di KL Sentral

Kami sampai di Bukit Bintang setelah melewati beberapa stasiun, mungkin 7-9 stasiun, tapi tidak lama kok. Dari stasiun yang satu ke stasiun yang lain jaraknya lumayan dekat. Kami keluar dari kereta, kami turun dan mendapatkan palang serupa sebelum keluar dari stasiun. Masukkan koin ditempat yang disediakan (lubangnya mirip lubang celengan), dan palang akan terbuka. Kami keluar stasiun dan  melihat gemerlap lampu dari gedung-gedung pencakar langit di Kuala Lumpur. Akhirnya, sampai juga. Sebelumnya saya sudah mengatakan kalau kawasan Bukit Bintang itu kawasan Golden Triangle-nya Kuala Lumpur. Maksudnya sebuah area yang terdapat 3 Jalan Utama, yaitu Jalan Imbi, Jalan Raja Chulan, dan Jalan Sultan Ismail yang membentuk segitiga. Di Area ini Gedung pencakar langit, Mall, dan Hotel Kelas dunia berjejer, seperti Low Yat Plaza, Fahrenheit, Sungai Wang Plaza, Berjaya Times Square, Lot 10 dan banyak lagi.

Bukit Bintang (pagi)
Bukit Bintang (pagi)

Di sekitar stasiun, ada banyak pedagang souvenir dan Money Changer. Kami menukarkan uang kami terlebih dahulu dan beristirahat sejenak di pinggir jalan. Si Majdi belum tahu lokasi hotel kami, jadi dia bertugas mencari dimana hotel kami berada. Namanya 33Star Hotel, kami memesannya di Agoda.com. Agak lama Majdi mencari lokasi hotel tersebut, dan akhirnya ketemu juga. Saat Majdi akan membawa kami ke Hotel, Etta dan Kak Ellang justru hilang entah kemana. Jadilah saya tinggal di jalan layaknya gembel menunggu Etta dan Kak Ellang, sedangkan yang lain lebuh dulu ke hotel.

Tukar Uang di Money Changer
Tukar Uang di Money Changer

Tak lama kemudian Ayah dan Kak Ellang kembali, Kami langsung menuju hotel karena sebelumnya Majdi telah menunjukkan lokasi hotel itu pada saya. Dari Luar hotelnya Nampak sangat sederhana. Awalnya saya bahkan tak tahu dimana pintu masuk hotel sampai seseorang mengarahkan saya untuk naik tangga. Sampai di lantai 2, terdapat foodcourt dan di tempat itu yang lain terlihat  sedang asik menyantap makan malam mereka. Saya, Etta dan Kak Ellang bergabung dengan mereka, melepas penat dan melepas lapar yang sudah mendera sejak kami berada di KL sentral, sedangkan Majdi sedang berada di Receptionist untuk check in.

33Star Hotel (Foto diambil di pagi hari)
33Star Hotel (Foto diambil di pagi hari)
Kamar kami (Pagi)
Kamar kami (Pagi)

Beberapa saat kemudian Majdi datang dengan membawa kunci kamar berbentuk kartu. Kami semua naik 2 lantai dan akhirnya mendapat kamar kami. Kami masuk, meletakkan semua barang bawaan dan merebahkan badan Spring Bed. Rasanya seakan semua lelah hilang saat badan ini berbaring. Saya akhirnya terlelap, bersiap menyambut hari esok yang penuh kejutan.

Iklan

23 comments on “Kembali Ke Negeri Jiran

  1. wahhhh keren mas jalan-jalannya.

    Suka

  2. Fadly surya

    waktu saya di bandara kL beberapa bulan yang lalu, saya juga sempat bingung mau naik apa ke pusat kota. Dan saya singgah di counternya klia express. Mau nanya-nanya juga, sambil bandingin harga gitu… , tapi yang bertugas disitu juga gak tahu harga teksi….. habis baca ini saya jadi berpikir… jangan jangan…

    Suka

  3. Asik ya jalan-jalan sekeluarga. Itu KLIA Sentralnya bagus banget mas.

    Suka

  4. langsung kebanyak nasi lemak nya hiksss. ngiler amat sangat.

    Suka

  5. negeri jiran itu dimana ya? hahahaa

    Suka

  6. Rifqy Faiza Rahman

    Seru ya berlibur bersama keluarga 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: