MALAYSIA

6 Fakta Air Asia

           Baru-baru ini saya melakukan Trip ke 2 Negara tetangga Indonesia. Saya memilih menggunakan jasa maskapai Air Asia untuk pergi dan pulang saya . Itu merupakan kali pertama saya menggunakan jasa Air Asia untuk sebuah perjalanan. Sebelumnya saya memang tidak pernah menggunakan jasa Air Asia, karena perjalanan-perjalanan sebelumnya, saya tidak pernah menentukan maskapai apa yang akan saya tumpangi. Maklumlah, perjalanan sebelumnya saya selalu dibiayai, baik oleh pemerintah, teman, bahkan pihak travel tertentu, jadi maskapainya mereka yang tentukan, kadang pakai Garuda Indonesia, Lion Air, bahkan Malaysia Airlines, saya hanya terima beres. Tapi kali ini, saya bisa menentukan maskapai yang akan saya tumpangi karena perjalanan kali ini BIAYA SENDIRI. Dan Pilihan saya jatuh pada Air Asia.

            Ada beberapa pertimbangan saya memilih Air Asia. Sebagian diantaranya terangkum dalam Post 6 Fakta Tentang Air Asia berikut ini :

  1. Air Asia, Malaysia Punya

            Air Asia merupakan maskapai penerbangan yang berdiri pada tahun 1993. Pada awal berdirinya, Air Asia dimiliki oleh DRB-HICOM milik Pemerintah Malaysia, namun karena memiliki beban yang berat, maka Perusahaan ini dibeli oleh mantan eksekutif Time Warner, Tony Fernandes pada desember 2001. Meski bukan lagi milik Pemerintah Malaysia, Air Asia sampai saat ini masih bermarkas di Kuala Lumpur Malaysia, menandakan kalau Air Asia adalah milik Malaysia.

KLIA LCCT, Markas Air Asia
KLIA LCCT, Markas Air Asia
  1. Memulai Penerbangan Internasional Pada Tahun 2003

            Pada Tahun 2003, Air Asia membuka pangkalan kedua di Bandara Senai, Johor Baru. Saat itu juga Air Asia melakukan penerbangan ke Thailand. Itu merupakan penerbangan Internasional pertama setelah 10 Tahun berdiri. Sejak itu dibuka Thai Air Asia, dan perusahaan itu melakukan penerbangan ke berbagai negara seperti Singapura dan Indonesia. Tahun 2004, dimulai penerbangan ke Makau, dan Tahun 2005 AIR Asia melebarkan sayap ke Filiphina dan Xiamen. Saat ini Air Asia sudah menyediakan penerbangan ke Berbagai negara seperti Australia, Brunei Darussalam, Hongkong, Jepang, Korea Selatan, hingga Arab Saudi.

  1. Murah tapi Tak Murahan

            Salah satu alasa mengapa saya memilih Air Asia sebagai Flying Partner saya ke Negara tetangga adalah Harganya yang lumayan murah. Bahkan kalau mau dibandingkan, biaya terbang ke kota-kota di Indonesia dengan Maskapai lain, masih lebih murah dengan Air Asia ke Luar Negeri. Meski dari segi pelayanan yang ditawarkan terbatas, tidak ada hiburan selama perjalanan, Bagasi harus dibeli, Makanan Minuman-pun Tak Gratis. Tapi itu semua bukanlah kebutuhan yang harus dipenuhi kok. Yang penting bisa terbang murah, itu sudah cukup. Air Asia juga memiliki Slogan Now Everyone Can Fly, yang berarti Sekarang semua orang bisa terbang. Itu terbukti loh, karena murahnya, pengangguran seperti saya-pun bisa terbang dengan biaya sendiri !!.

 Air Asia tidak hanya murah tetapi juga berprestasi. Terbukti Air Asia pernah meraih titel World’s Best Low-cost Airline pada tahun 2012 di ajang World Airline Awards yang diadakan di Farnborough air show mengalahkan Maskapai Low-cost lainnya seperti Jetstar, Indigo Airlines dll.  Itu membuktikan kalau Air Asia Murah, tetapi tidak murahan !!

Menerima Penghargaan
Menerima Penghargaan (sumber : disini )
  1. Pernah jadi Sponsor Manchester United

            Sebagai Fan Manchester United saya juga punya cita-cita untuk memiliki atau menggunakan produk-produk yang dimiliki oleh Sponsornya. Seperti memilki printer Epson, punya mobil merk Chevrolet, atau Naik pesawat Aeroflot. Dulu waktu AirAsia masih jadi Sponsor MU, saya-pun bercita-cita menumpangi pesawat low-cost ini. Ahh sayangnya, saya baru bisa naik pesawat ini saat Air Asia menjadi sponsor Club QPR.

  1. Insya Allah Aman

            Setahu saya, dari sejak berdirinya, hingga membuka penerbangan Internasional ke berbagai negara, Air Asia terbilang aman-aman saja. Tragedi QZ8501 yang terjadi pada Desember 2014 lalu merupakan Kecelakaan Tragis pertama yang dialami oleh Air Asia. Mudah-mudahan itu juga yang terakhir, dan semoga Air Asia selalu mengantar para penumpangnya dengan selamat. Amiin

  1. Terbang Langsung dari Makassar ke Kuala Lumpur

             Alasan mengapa saya memilih Air Asia Selain murah meriah adalah Layanan terbang langsung dari Makassar ke Kuala Lumpur tanpa transit, bagi saya itu sangat membantu mengingat maskapai yang melayani penerbangan ke Luar negeri dari Makassar masih sangat terbatas. Maka Jadilah perjalanan kami dengan Air Asia Murah, meriah dan Mudah. So, Mari Terbang dengan Air Asia.

Sumber : disini
Sumber : disini
Iklan

9 comments on “6 Fakta Air Asia

  1. Pernah diomelin pramugari Airasia karena naruh tas ransel didepan dada dengan posisi dipeluk. Dengan tegas dia bilang “saya ngomong gini demi keselamatan anda” Antara malu, salut dan sebel karena memang benar semua aturan itu buat demi keselamatan penumpang. Kalau maskapai kita mana mau dan ogah2an ngomelin penumpang yang ada dia malah dituntut balik ama penumpang wlpn si penumpangnya salah. Keren yach?

    Suka

    • Haha… keren. Tapi saya sendiri sering bingung sama peraturan yang kayak gitu, apa hubungannya taro ransel di depan dada sama keselamatan. Saya juga masih bertanya2, kalau di maskapai indo dilarang foto2, tapi kalau yang ini kita bebas foto2… heran.

      Disukai oleh 1 orang

      • Karena selama diperjalanan kita tidak bisa tau guncangan seperti apa yang akan kita alama Fauzi. Jadi seminimal mungkin tubuh kita tidak kena tubrukan jika terjadi guncangan. Makanya selalu disaranin barang-barang ditaruh di kabin atau dibawah bagian depan kursi kita.

        Tadinya aku juga protes, tapi pas cerita ama teman. Temannya temanku pernah ngalamin kejadian hidungnya bengkok karena kena meja lipat yang ada didepan kursi. Pas gunjangan tuch meja kebuka dan kena hidungnya. Selama perjalanan hidungnya berdarah dan pas turun mesti ke RS untuk dilakukan bedah. Kasihan kan yach tadinya mau liburan malah jadi bencana. Jadi sebaiknya ikutin saja peratauran yang ada didlm pesawat.

        Kalau ngambil foto sich, sepanjang pakai kamera dia nga gitu masalah. Hanya kalau pakai hp dia pikir kita belum aktifkan flight mode kali yach.

        Disukai oleh 1 orang

      • Kalau sudah kayak gitu ceritanya…, saya gak berani ngomel-ngomel dalam hati juga kalau diomelin sama mbak pramugari lagi. Hal sepele ternyata bisa berakibat fatal yah …

        Disukai oleh 1 orang

      • Benar Fauzi. Hehehe..

        Disukai oleh 1 orang

  2. Katanya sih, sahamnya juga dimiliki oleh Indonesia. Ntah bener atau nggak.
    Sejauh ini belum ada pengalaman jelek dengan AirAsia, dan semoga saja selalu begitu. Beneran deh, bersama AirAsia, Now Everyone Can Fly 🙂

    Disukai oleh 1 orang

  3. sukakkk sama Airasia….

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: